CARA PENDIRIAN PT

Cara Menyusun Akta Pendirian PT Sesuai UU & Praktik Notariat: Panduan Lengkap untuk Notaris dan Pelaku Usaha (Update 2025)

Diposting pada

📚 4. Landasan Hukum dan Praktik Notariat dalam Penyusunan Akta PT

Menyusun akta pendirian PT itu nggak bisa asal-asalan, apalagi kalau kamu notaris. Di balik setiap kalimat dalam akta, ada konsekuensi hukum yang harus diperhitungkan. Nah, biar nggak cuma ngikutin template warisan kantor lama, yuk pahami dulu dasar hukum dan prinsip notarial yang jadi pijakan dalam praktik kita sehari-hari.

🔹 4.1 Rujukan UU Penting yang Wajib Diketahui Notaris

Sebagai notaris, setidaknya ada tiga regulasi utama yang wajib kita pegang erat saat menyusun akta pendirian PT:

✅ 1. UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT)

Ini adalah “kitab sucinya” setiap notaris yang bikin akta pendirian PT. Di dalamnya dijelaskan:

  • Apa saja yang harus dimuat dalam Anggaran Dasar PT (lihat Pasal 15)
  • Syarat sahnya pendirian (Pasal 7–8)
  • Hak & kewajiban organ PT (Direksi, Komisaris, RUPS)
  • Prosedur perubahan Anggaran Dasar dan hal-hal teknis lainnya

📌 Tips: Jangan hanya hafal bunyinya, tapi juga pahami implikasinya—misal, Pasal 7 ayat (4) menyebut bahwa PT baru menjadi badan hukum setelah disahkan oleh Menteri, bukan saat akta ditandatangani. Ini penting untuk disampaikan ke klien.

✅ 2. UU No. 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Jabatan Notaris (UUJN)

UU ini adalah fondasi tanggung jawab kita sebagai notaris. Beberapa poin kunci:

  • Notaris wajib bersikap netral & tidak berpihak (Pasal 16)
  • Notaris harus membaca akta langsung di hadapan para penghadap
  • Akta yang dibuat notaris adalah akta otentik, punya kekuatan pembuktian tertinggi

➡️ Catatan: Kalau akta dibuat tanpa memenuhi ketentuan ini (misal nggak dibacakan atau pihak tidak hadir), maka statusnya bisa turun jadi akta di bawah tangan, dan itu berisiko secara hukum.

✅ 3. PP No. 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (aturan AHU)

Ini peraturan teknis terbaru yang ngatur cara pendirian PT secara elektronik via sistem AHU dan OSS. Di sini dijelaskan:

  • Alur pendaftaran nama PT secara online
  • Mekanisme unggah akta ke sistem AHU
  • Integrasi dengan NIB dan OSS berbasis risiko

📌 Buat notaris yang biasa urus sendiri sistem AHU kliennya, penting banget ngerti alur digitalisasi ini, karena sekarang hampir semua proses pendirian PT sudah full online.

🔹 4.2 Prinsip Notarial dalam Penyusunan Akta

Kalau dasar hukumnya sudah mantap, sekarang kita masuk ke prinsip dasar kenotariatan yang bikin akta pendirian PT berkualitas dan sah secara hukum.

🧾 Akta Otentik dan Kekuatan Pembuktian

Akta yang dibuat oleh notaris adalah akta otentik—ini artinya akta tersebut:

  • Dibuat oleh pejabat umum yang berwenang (notaris)
  • Disusun dalam bentuk dan format yang ditentukan
  • Ditandatangani dan dibacakan di hadapan para penghadap

📣 Keunggulan hukum: Akta otentik jadi bukti paling kuat di pengadilan—dianggap benar sampai terbukti sebaliknya. Jadi kalau nanti ada gugatan hukum soal PT yang bersangkutan, akta pendirian buatan notaris akan jadi referensi utama.

📖 Kewajiban Membacakan & Menjelaskan Isi Akta

Ini sering dianggap sepele, padahal wajib lho! Sesuai Pasal 16 UUJN, notaris:

  • Harus membacakan akta di hadapan para penghadap
  • Menjelaskan isi dan maksudnya agar semua pihak paham sebelum tanda tangan

🚫 Kalau ini dilewatkan? Bisa berakibat fatal. Akta bisa dibatalkan atau dianggap tidak otentik. Bahkan bisa jadi bahan aduan etik kalau terjadi masalah di kemudian hari.

👥 Pentingnya Kehadiran Para Pihak dan Dokumen Pendukung

Notaris bukan sekadar “menyediakan tempat tanda tangan”, tapi memastikan bahwa semua pihak:

  • Hadir secara langsung (atau diwakili dengan surat kuasa yang sah)
  • Membawa dokumen identitas yang valid
  • Sudah memahami isi akta sebelum menandatangani

📌 Catatan penting: Kalau pendirinya badan hukum (misalnya PT yang mendirikan anak perusahaan), maka notaris harus pastikan akta pendirian, SK pengesahan, dan keputusan RUPS pendiri sudah lengkap dan sesuai.

🎯 Penutup Bagian Ini:

Menyusun akta pendirian PT bukan hanya soal “ikut format”. Tapi tentang memastikan semua unsur hukum dan prinsip kenotariatan dipenuhi secara sah dan benar.

Kalau notaris paham dasar hukum dan menjaga prinsip ini, maka setiap akta yang dibuat bukan cuma sah—tapi juga bernilai tinggi dan tidak mudah diganggu gugat.

Gambar Gravatar
Dosen, Notaris, PPAT & Blogger Ilmu-Ilmu Hukum Kenotarisan bertempat tinggal di Kabupaten Banyuwangi