CARA PENDIRIAN PT

Cara Menyusun Akta Pendirian PT Sesuai UU & Praktik Notariat: Panduan Lengkap untuk Notaris dan Pelaku Usaha (Update 2025)

Diposting pada

⚖️ 3. Update Regulasi Terkini Terkait Akta Pendirian PT (2025)

Sebagai notaris (atau calon notaris), penting banget untuk selalu update soal perubahan regulasi. Kenapa? Karena dunia hukum, apalagi soal pendirian badan usaha, itu dinamis banget—yang kemarin berlaku, hari ini bisa saja sudah diganti. Nah, berikut ini beberapa highlight perubahan penting yang memengaruhi penyusunan akta pendirian PT di tahun 2025:

🔹 3.1 Penghapusan Syarat Modal Dasar Rp50 Juta

Zaman dulu, pendirian PT butuh modal dasar minimal Rp50 juta, dan paling nggak 25% dari modal tersebut harus sudah disetor ke rekening perusahaan. Tapi sekarang? Nggak wajib lagi.

✅ Ini terjadi karena adanya:

  • Undang-Undang Cipta Kerja (UU No. 11 Tahun 2020)
  • Peraturan Pemerintah No. 8 Tahun 2021

🎯 Apa dampaknya bagi notaris?

  • Dalam akta pendirian, notaris tidak lagi wajib mencantumkan angka modal dasar Rp50 juta, kecuali diminta oleh pendiri atau diatur oleh regulasi sektoral (misal: perusahaan sekuritas, fintech, atau rumah sakit bisa saja tetap butuh modal minimum).
  • Notaris harus memberikan edukasi kepada klien bahwa modal dasar sekarang fleksibel dan bisa disesuaikan kebutuhan usaha.

🔹 3.2 Munculnya PT Perorangan untuk UMK

Salah satu terobosan hukum terbesar dari UU Cipta Kerja adalah adanya bentuk baru: PT Perorangan.

🧾 Ciri-ciri PT Perorangan:

  • Hanya terdiri dari 1 pendiri dan 1 pemegang saham
  • Termasuk dalam kategori Usaha Mikro dan Kecil (UMK) → omzet & aset terbatas
  • Tidak perlu akta notaris
  • Cukup dengan mengisi Pernyataan Pendirian melalui AHU Online

❗ Penting bagi notaris:

Banyak pelaku usaha kini berpikir “wah kalau bisa PT Perorangan, saya nggak perlu notaris dong?” 😅

Nah, ini PR kita sebagai notaris untuk menjelaskan:

  • PT Perorangan hanya berlaku untuk usaha mikro dan kecil, dan ada batasan omzet/aset
  • PT Perorangan tidak bisa memiliki pemegang saham tambahan (tidak cocok untuk startup yang ingin berkembang)
  • Akta notaris tetap dibutuhkan kalau pendirinya lebih dari satu orang, atau ingin struktur yang kompleks (investor, organ lengkap, dll)

Dengan begitu, kita bisa mengedukasi klien bahwa notaris tetap punya peran penting dalam pendirian PT profesional.

🔹 3.3 OSS Berbasis Risiko & Integrasi NIB

Dulu, pengurusan izin usaha itu ribet banget: harus ngurus SIUP, TDP, HO, dan lain-lain. Tapi sekarang semua sudah jadi satu dalam OSS (Online Single Submission) Berbasis Risiko.

💡 Apa itu OSS RBA?
OSS RBA adalah sistem perizinan terintegrasi berbasis tingkat risiko kegiatan usaha. Semua izin usaha—termasuk NIB (Nomor Induk Berusaha)—dikeluarkan melalui OSS.

🎯 Bagi notaris, ini penting karena:

  • Setelah akta pendirian diunggah dan disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM, data itu akan menjadi dasar penerbitan NIB oleh sistem OSS.
  • NIB sekaligus berfungsi sebagai izin usaha dasar, termasuk TDP dan SIUP yang dulu terpisah.
  • Untuk bidang usaha tertentu, OSS juga akan memunculkan izin-izin teknis otomatis jika diperlukan.

📌 Jadi setelah akta jadi, notaris bisa bantu arahkan klien untuk lanjut ke OSS, atau bekerja sama dengan konsultan OSS sebagai bagian dari layanan.

🧠 Kesimpulan Bagian Ini:

Perubahan regulasi bukan alasan notaris jadi “tersingkir”—justru ini peluang buat kita tampil sebagai mitra strategis dalam pendirian usaha.

Dengan memahami aturan terbaru, notaris:

  • Bisa menyusun akta yang relevan dan akurat
  • Bisa menjelaskan perbedaan PT Perorangan vs PT Umum
  • Tetap jadi garda depan legalitas badan usaha
Gambar Gravatar
Dosen, Notaris, PPAT & Blogger Ilmu-Ilmu Hukum Kenotarisan bertempat tinggal di Kabupaten Banyuwangi